Senin, 17 Agustus 2015

TUGAS PPKN 3

A. Pilihlah jawaban yang tepat !
       1.   Perhatikan pernyataan berikut !
“Ideologi merupakan filsafat yang berisi serangkaian nilai atau sistem dasar yang menyeluruh dan mendalam yang dimiliki oleh suatu bangsa sebagai wawasan.”
Pernyataan di atas merupakan pengertian ideologi menurut pakar politik yang bernama. . .
a.       Frans Magnis Suseno
b.      M. Sastrapratedja
c.       Dr. Hafidh Shaleh
d.      Notonagoro
e.       Dr. Alfian

     2.      Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila mempunyai dua kedudukan sekaligus. Kedudukan tersebut yaitu sebagai . . .
a.       dasar negara dan falsafah hidup
b.      dasar negara dan ideologi nasional
c.       ideologi dan landasan konstitusional
d.      falsafah hidup dan pemersatu bangsa
e.       ideologi nasional dan pemersatu bangsa

        3.      Pancasila sebagai ideologi nasional bersifat integralistik. Maksud pernyataan tersebut adalah . . .
a.       paham tentang hakikat negara yang dilandasi konsep kehidupan bernegara
b.      paham yang memuat cita-cita dan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia
c.       ideologi yang menjadi pedoman dalam menentukan tata pemerintahan Indonesia
d.      paham yang menjadi dasar, pandangan, atau landasan bagi sistem kenegaraan
e.       ideologi yang dianut dan menjadi milik bangsa Indonesia secara keseluruhan

        4.      Pancasila dapat berguna bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara, terutama dalam pembangunan karena Pancasila . . .
a.       menjadi proses integrasi nasional
b.      menjadi pokok fundamental normative
c.       memberikan motivasi untuk bertindak
d.      memberikan arah dan tujuan yang pasti
e.       menjadi penggerak dan pemersatu bangsa

          5.      Pancasila dapat menerima kebudayaan dari luar yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini menunjukan Pancasila sebagai ideologi . . .
a.       nasional
b.      tertutup
c.       modern
d.      terbuka
e.       bangsa

          6.      Perhatikan tabel berikut !
No.
X
Y
1.
Tidak mengakui adanya keanekaragaman.
Berupa tuntutan-tuntutan konkret.
2.
Tidak diciptakan oleh negara.
Merupakan hasil musyawarah dan consensus.
3.
Tidak bersifat kaku.
Bersifat, mutlak, nyata, keras, dan total.

Ciri-ciri ideologi terbuka ditunjukkan oleh kombonasi . . .
a.       X1),X2), dan Y1)
b.      X1),X3), dan Y1)
c.       X2),X3), dan Y2)
d.      X2), Y1), dan Y3
e.       X3), Y2), dan Y3)

      7.      Salah satu ciri Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah menghargai kebebasan. Ciri tersebut ditunjukkan oleh sila . . .
a.       pertama
b.      kedua
c.       ketiga
d.      keempat
e.       kelima

            8.      Perhatikan pernyataan berikut !
1)      Tidak menunjukkan kejelekan bangsa Indonesia.
2)      Tidak merusak stabilitas nasional yang dinamis.
3)      Tidak memasukkan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.
4)      Tidak memaksakan kehendak pribadi atau golongan.
5)      Tidak melanggar peraturan perundang-undangan.

Batasan keterbukaan ideologi Pancasila yang tidak boleh dilanggar ditunjukkan oleh pernyataan nomor . . .
a.       1), 2), dan 3)
b.      1), 3), dan 4)
c.       2), 3), dan 4)
d.      2), 3), dan 5)
e.       3), 4), dan 5)

            9.      Sebagai ideologi terbuka Pancasila mengandung dimensi fleksibilitas yaitu . . .
a.       memiliki keluwesan tanpa menghilangkan niai dasarnya
b.      meyakini kebenarannya yang bersumber dari sosio kultural masyarakat
c.       menjadi nila-nilai yang bersumber dari budaya dan pengalaman sejarahnya
d.      merupakan proses kristalisasi nilai yang bersumber dari sosio budaya setempat
e.       memberi harapan masa depan yang lebih baik dalam praktik kehidupan sehari-hari

      10.  Nilai dasar merupakan esensi dari sila-sila Pancasila yang bersifat universal. Nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila sila keempat adalah . . .
a.       sosialitas
b.      humanitas
c.       religiusitas
d.      souverenitas
e.       nasionalitas

      11.  Pancasila sebagai ideologi terbuka berarti fleksibel. Akan tetapi, ideologi Pancasila hanya dapat menerima perubahan pada nilai . . .
a.       instrumental dan praksis
b.      instrumental dan dasar
c.       budaya dan praksis
d.      praksis dan dasar
e.       dasar dan budaya

      12.  Salah satu ideologi yang berkembang di dunia adalah liberalisme. Tujuan pembentukan sebuah negara menurut ideologi liberalisme adalah . . .
a.       menjaga keamanan dan kesejahteraan warga negara
b.      menjamin kebebasan dan kepentingan warga negara
c.       melindungi warga negara dari ancaman negara lain
d.      mempersatukan tujuan dan cita-cita suatu bangsa
e.       menaungi dan memersatukan suatu suku bangsa

       13.  Perbedaan antara ideologi Pancasila dan liberalisme berkaitan dengan politik hukum ditunjukkan oleh pilihan jawaban . . .

Liberalisme
Pancasila
a.
Hukum untuk melanggengkan kekuasaan
Hukum untuk melindungi individu
b.
Hukum dan politik mementingkan individu
Hukum dan politik milik kelompok penguasa
c.
Politik menjadi permainan penguasa
Politik menjadi kepentingan bersama
d.
Hukum untuk melindungi individu
Hukum untuk menjunjung tinggi keadilan
e.
Politik dan hukum untuk melindungi penguasa
Politik dan hukum menjadi hak masyarakat

             14.  Ideologi marxisme-leninisme, komunisme, dan sosialisme memiliki persamaan pemikiran. Akar pemikiran ketiga ideologi tersebut yaitu . . .
a.       pelaksanaan sistem demokrasi
b.      penghapusan hak-hak milik pribadi
c.       pemerataan pembangunan wilayah
d.      pembagian hasil produksi secara adil
e.       penguasaan kaum kapitalis atas buruh

            15.  Perhatikan pernyataan berikut !
“Sikap nasionalisme yang berlebihan atau ideology nasional yang ekstrem dan menganjurkan pemerintahan otoriter.”

            Ideologi yang dimaksud pernyataan di atas adalah . . .
a.       fasisme
b.      liberalisme
c.       sosialisme
d.      komunisme
e.       chauvinism

B. Kerjakan soal-soal berikut !
      1.      Pancasila adalah ideologi negara Indonesia. Oleh karena itu, Pancasila sering disebut sebagai ideologi nasional. Apa yang dimaksud Pancasila sebagai ideologi nasional ?

Jawaban         :
Pancasila sebagai ideologi nasional bermakna sebagai ideologi yang memuat cita-cita dan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila sebagai ideologi nasional bersifat integralistik yaitu paham tentang hakikat negara yang dilandasi konsep kehidupan bernegara. Oleh karena itu, Pancasila sebagai ideologi nasional merujuk pada kumpulan atau seperangkat nilai yang diyakini kebenarannya oleh pemerintah serta rakyat Indonesia dan digunakan oleh bangsa Indonesia untuk mengatur masyarakat Indonesia. Pancasila sebagai ideologi nasional juga mengandung pengertian sebagai ideologi yang dianut oleh negara (pemerintah dan rakyat) Indonesia secara keseluruhan, bukan milik perseorangan atau golongan atau masyarakat tertentu saja, melainkan milik bangsa Indonesia secara keseluruhan.

          2.      Mengapa Pancasila dikatakan sebagai ideologi terbuka ?

Jawaban         :
Karena ideologi Pancasila memiliki sifat mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa harus mengubah nilai-nilai dasarnya. Pancasila memberikan orientasi ke depan dan selalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dihadapi dan akan dihadapi pada era keterbukaan/ globalisasi dalam segala bidang. Ideologi Pancasila yang bersifat terbuka mampu menjawab seluruh masalah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

         3.      Bagaimana dimensi realitas yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi terbuka ?

Jawaban         :
Dimensi realitas menjelaskan bahwa nilai-nilai ideologi itu bersumber dari nilai-nilai riil yang hidup dalam masyarakat. Nilai-nilai itu benar-benar telah dijalankan, diamalkan, dan dihayati sebagai nilai dasar bersama. Dimensi realitas dalam ideologi Pancasila dapat dilihat dari nilai-nilai dasar Pancasila yang bersumber dan ada dalam budaya dan pengalaman bangsa termasuk pengalaman dalam berhubungan dengan bangsa lain.

         4.      Sebutkan empat faktor yang mendorong pemikiran mengenai keterbukaan ideologi Pancasila !

Jawaban         :
a.       Kenyataan dalam proses pembangunan nasional dan dinamika masyarakat yang berkembang secara cepat.
b.      Kenyataan menunjukkan bahwa lemahnya ideologi yang tertutup dan beku dikarenakan cenderung meredupkan perkembangan dirinya.
c.       Pengalaman sejarah politik bangsa Indonesia pada masa lampau.
d.      Tekad untuk memperkukuh kesadaran akan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat abadi dan hasrat mengembangkan secara kreatif serta dinamis untuk mencapai tujuan nasional.

         5.      Bagaimana kepentingan warga negara berdasarkan paham sosialis ?

Jawaban         :
Kepentingan negara lebih diutamakan daripada kepentingan warga negara. Kebebasan atau kepentingan warga negara dikalahkan untuk kepentingan negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar